CV Kamu Ditolak Tanpa Dibaca? Ini Solusi Mahasiswa UNESA Hadapi Tantangan ATS!
Dalam era digital saat ini, banyak perusahaan menggunakan sistem Applicant Tracking System (ATS) untuk menyaring ribuan lamaran kerja yang masuk. Sayangnya, banyak CV pelamar tereliminasi sebelum sempat dibaca oleh HRD karena tidak sesuai dengan format yang dikenali oleh ATS.

Menanggapi tantangan ini, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Subdirektorat Mobilitas Akademik, Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran (DTPTP), bekerja sama dengan kinobi yaitu perusahaan platform untuk mendigitalisasi pusat karier seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia, membantu meningkatkan efisiensi program IKU 1 dan IKU 2, dan memfasilitasi lulusan yang lebih siap kerja.
Kinobi mengembangkan platform manajemen karier dengan fitur lengkap untuk membantu Perguruan Tinggi menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja.
Lima tips kunci membuat CV ATS-friendly, yaitu:
- Perkenalan Diri: Gunakan sudut pandang orang ketiga dan fokuskan pada bidang yang ingin ditekuni.
- Pendidikan: Sertakan materi kuliah atau praktik yang relevan dengan posisi yang diincar. Pengalaman
- Magang atau Kerja: Jelaskan bidang perusahaan tempat magang atau bekerja, serta tugas dan dampak positif yang dihasilkan.
- Pengalaman Organisasi: Tuliskan tujuan dan kegiatan organisasi yang diikuti, serta kontribusi yang pernah dilakukan.
- Skill dan Prestasi: Sebutkan nama lomba, peringkat, dan tahun penyelenggaraan. Pisahkan antara soft skills dan hard skills, serta gunakan kategori beginner, intermediate, atau expert.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program ini, mahasiswa dapat menghubungi Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran UNESA melalui email info@unesa.ac.id atau mengunjungi laman resmi DTPTP UNESA.
#UNESASATULANGKAHDIDEPAN




