Tiga Mahasiswa Matematika Unesa Ikuti Summer Program on Mathematical Modelling di Nara Women’s University (NWU), Jepang

Pada
tanggal 13–17 Juli 2026, tiga mahasiswa S1 Matematika Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), yaitu
Riantika Ayu Budiono, Kezia Rekha Betania, dan Brigitta Febrina Tiara Putri,
mengikuti Summer Program on Mathematical Modelling (SPMM) 2026 di Nara Women’s
University (NWU), Jepang. Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut kerja
sama antara FMIPA UNESA dan Nara Women’s University. Ketiganya merupakan
mahasiswa yang baru menyelesaikan semester 4.
SPMM
2026 diikuti oleh 18 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yaitu 4 dari
Nara Women’s University Jepang, 4 dari Kyung Hee University Korea Selatan, 5
dari Universitas Gadjah Mada, 3 dari Universitas Negeri Surabaya, dan 2 dari
VinUniversity Vietnam. Selama lima hari, peserta mempelajari berbagai topik
pemodelan matematika, seperti dynamical systems, population dynamics, persamaan
beda dan ODE, parameter estimation, mathematical modelling pada penyebaran
kanker, fishery models, maximum sustainable yield (MSY), bio-economic models,
serta pandemic modelling menggunakan Physics-Informed Neural Networks. Peserta
juga menggunakan software Python dalam beberapa kegiatan komputasi dan
menyelesaikan group project yang dipresentasikan pada akhir program.
Bagi
Riantika, Kezia, dan Brigitta, SPMM 2026 memberikan pengalaman akademik yang
berbeda karena mereka dapat belajar dan berdiskusi langsung dengan mahasiswa
dari berbagai negara dan jenjang pendidikan. Meskipun menjadi peserta yang
relatif lebih muda, pendapat mereka tetap dihargai dalam diskusi maupun
pengerjaan proyek kelompok. Mereka juga mendapatkan pengalaman baru dalam
bekerja sama dengan anggota kelompok yang memiliki latar belakang akademik dan
budaya berbeda. Dalam waktu yang cukup singkat, mereka berhasil menyelesaikan
proyek dan mempresentasikan hasilnya pada final presentation.
Selain
mendapatkan ilmu mengenai pemodelan matematika, ketiganya juga merasakan
suasana pembelajaran yang lebih interaktif. Hubungan antara dosen dan mahasiswa
terasa dekat sehingga peserta lebih nyaman untuk bertanya dan berdiskusi.
Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa lingkungan akademik
internasional tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga melatih
kemampuan komunikasi, kerja sama, dan keberanian menyampaikan pendapat.
Selama
berada di Jepang, mereka juga berkesempatan mengenal budaya masyarakat Jepang secara
langsung. Kedisiplinan, kebersihan, ketertiban, dan kesopanan menjadi hal yang
paling mereka rasakan. Salah satu pengalaman yang berkesan adalah ketika
menggunakan kereta dan memberikan tempat duduk kepada lansia yang kemudian
merespons dengan sangat ramah. Mereka juga mengunjungi beberapa tempat seperti
Nara Park, Fushimi Inari, Arashiyama Bamboo Forest, serta Gion Festival yang
hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun. Rusa-rusa yang menjadi ikon Kota
Nara pun kerap terlihat di sekitar kampus, menghadirkan keceriaan tersendiri
setiap kali para mahasiswa berpapasan dengan mereka.
Menurut
Prof. Dr. R. Sulaiman, M.Si selaku Koordinator Prodi S1 Matematika Unesa,
kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diikuti kali kedua oleh mahasiswa
matematika Unesa. Pertama kali diiukuti oleh dua mahasiswa S1 Matematika Unesa
pada tahun 2025. Kegiatan merupakan kerjasama antara FMIPA Unesa, khusunya S1
Matematika dengan pembiayaan dari kedua pihak, yaitu Unesa dan Nara Women’s
University (NWU), Jepang. Selain itu Prof. Fugo dari Nara Women’s University
(NWU), Jepang juga telah berkunjung ke Matematika Unesa pada tahun 2025. Beliau
memberikan kuliah pada mahasiswa Matematika Unesa. Demikian juga pada beberapa
minggu ke depan (September 2026) beliau juga akan berkunjung ke MIPA Unesa.




